Daftar 20 Ikan yang Dilindungi di Perairan Indonesia

Halo sobat Aqua Ama, Mohon maaf lahir & batin dulu ya. Kali in Aqua Ama kembali membahas daftar dua puluh ikan yang dilindungi di perairan Indonesia. Dimana 19 dari 20 ikan tersebut dilindungi penuh yang artinya tidak boleh ditangkap & diperjual-belikan dari semua tahapan hidupnya, dan satu ikan dilindungi terbatas dimana aktifitas penangkapan dan jual-beli harus dilaporkan ke KKP.

Penetapan ini tertuang pada "KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2021" Yuk simak ada ikan apa saja:

1. Wader Goa (Barbodes microps, Günther 1868)

Gambar atas - tengah B. microps, bawah B. binotatus. Credit: Berkala Hayati
Wader Goa dengan nama ilmiah Barbodes microps persamaan Puntius microps dan Barbus microps ini termasuk keluarga Cyprinidae.Wader Goa termasuk ikan yang dilindungi penuh di Indonesia. Sesuai dengan namanya ikan ini bisanya tinggal di Goa, pertama kali di sungai Way Sindalapai, Liwa, Lampung Barat, Lampung. Ikan wader goa ini bisa tumbuh hingga 12.5 cm.

2. Ikan Batak (Neolissochillus thienemanni, C. G. E. Ahl 1933)

Jenis ikan Tor / Semah / Mahseer
Ikan Batak dengan nama ilmiah Neolissochillus thienemanni persaman Lissochilus thienemanni ini termasuk keluarga Cyprinidae. Sesuai namanya Ikan batak ini hanya ditemukan di Danau Toba, Sumatera Utara, Indonesia. Ikan batak termasuk sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia. Ikan Batak ini bisa tumbuh hingga 21.1cm

3. Ikan Balashark (Balantiocheilos melanopterus, Bleeker 1850)

Ikan Balashark nama lain Tricolor shark, Tricolor sharkminnow, Silver shark, Shark minnow
Ikan Balashark dengan nama ilmiah Balantiocheilos melanopterus persamaan Barbus melanopterus ini termasuk keluarga Cyprinidae. Ikan Balashark ini termasuk sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia. Ikan Balashark tersebar di wilayah Sumatera & Kalimantan, Indonesia serta Malaysia. Ikan Balashark ini bisa tumbuh hingga 35cm. Mungkin jenis ini juga membuat binggung dengan Balantiocheilos ambusticauda yang kemungkinan sudah punah dan tersebar di Mekong & Chao Phraya.

4. Pasa (Schismatorhynchos heterorhynchos, Bleeker 1854)

Pasa

Ikan Pasa dengan nama ilmiah Schismatorhynchos heterorhynchos ini termasuk keluarga Cyprinidae. Ikan Pasa bisa tumbuh hingga 23.8cm dan tidak berbahaya bagi manusia, ikan ini berasal dari Sumatera & Kalimantan, Indonesia. Ikan ini termasuk sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

5. Selusur Maninjau (Homalopterula gymnogaster, Bleeker 1853)

Selusur Maninjau (Homalopterula gymnogaster), Hillstream loaches
Selusur Maninjau (Hillstream Loach)
Selusur maninjau dengan nama ilmiah Homalopterula gymnogaster persamaan Homaloptera gymnogaster dan Homaloptera lepidogaster ini termasuk keluarga Balitoridae. Ikan ini biasanya di danau air tawar Sumatera, Indonesia, ukuran ikan selusur meninjau besar kisaran 6 - 6.5cm. Ikan selusur maninjau termasuk dalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

6. Pari Sungai Tutul (Fluvitrygon oxyrhyncha, Sauvage 1878)

marbled whipray,pari sungai tutul, fluvitrygon oxyrhyncha
Ikan Pari Sungai Tutul
Pari Sungai Tutul atau Marbled whipray dengan nama ilmiah Fluvitrygon oxyrhyncha persamaan Himantura oxyrhyncha, Dasybatus krempfi, dan Trygon oxyrhynchus ini termasuk keluarga Dasyatidae. Ikan pari sungai tutul ini hanya dijumpai di sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Indonesia, serta aliran sungai Mekong di Kamboja & Thailand. Ikan pari sungai tutul termasuk sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia. Ikan pari sungai tutul bisa tumbuh hingga diameter 36cm.

7. Pari Sungai Pinggir Putih (Fluvitrygon signifer, Compagno & Roberts 1982)

Pari Sungai Pinggir Putih (Fluvitrygon signifer, Compagno & Roberts 1982)
White-edge freshwater whipray (Fluvitrygon signifer)
Pari sungai pinggir putih atau white-edge freshwater whipray dengan nama ilmiah Fluvitrygon signifer persamaan Himantura signifer adalah jenis ikan pari yang paling unik dan langka dari keluarga Dasyatidae. Perseberan ikan pari pinggir putih adalah sungai Kapuas, Kalimatan Barat dan sungai Indragiri, Riau, Indonesia serta serta sungai Perak di Malaysia dan Chao Phraya di Thailand. Ikan pari sungai pinggir putih termasuk kedalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia. Ikan pari sungai pinggir putih bisa tumbuh dengan diameter 60cm.

8. Pari Sungai Raksasa (Urogymnus polylepis, Bleeker 1852)

Pari Sungai Raksasa (Urogymnus polylepis)
Pari Sungai Raksasa (Urogymnus polylepis
Pari sungai raksasa atau Giant freshwater stingray dengan nama ilmiah Urogymnus polylepis persamaan Himantura chaophraya, Trygon polylepis, dan Himantura polylepsis ini adalah keluarga Dasyatidae, jenis paling besar karna memilki diameter 190cm dan berat kisaran 600kg. Ikan pari sungai raksasa ini termasuk kedalam sembilan belas ikan dilingungi penuh di Indonesia. Persebarannya di Indonesia hanya di sungai Mahakam, Kalimantan Timur, Malaysia di sungai Kinabatangan dan Buket dan Thailand di sungai Mekong bagian Chiang Khong, sungai Chao Phraya, Nan, Mae Klong, Bang Pakong, dan Tapi, juga ditemukan di Bueng Boraphet tetapi sekarang sudah benar-benar punah.

9. Pari Kai (Urolophus kaianus, Günther 1880)

Pari Kai (Urolophus kaianus)
Pari Kai (Urolophus kaianus)
Pari Kai atau Kai stingaree dengan nama ilmiah Urolophus kaianus ini adalah keluarga Urolophidae. Pari kai termasuk kedalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia karna termasuk spesies unik dan langka. Pari kai hanya dijumpai di pulau Kai, Maluku, Indonesia pada kedalaman 236 meter, memiliki ukuran diameter 23cm.

10. Belida lopis (Chitala lopis, Bleeker 1851)

Belida lopis (chitala lopis)
Chitala lopis / Belida lopis
Belida lopis atau Gaint featherback dengan nama ilmiah Chitala lopis ini adalah keluarga Notopteridae. Belida lopis sendiri adalah ikan endemik asli pulau Jawa, Indonesia. Ikan belida lopis juga sudah dinyata punah. Belida lopis termasuk kedalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

11. Belida Sumatera (Chitala hypselonotus, Bleeker 1852)

Chitala hypselonotus, Belida Sumatera
Belida Sumatera, photo by: Nicolas HUBERT
Belida sumatera dengan nama ilmiah Chitala hypselonotus ini adalah keluarga Notopteridae. Belida sumatera hanya dapat dijumpai di pulau Sumatera dan Kalimantan. Belida Sumatera termasuk sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

12. Belida Borneo (Chitala borneensis, Bleeker 1851)

Chitala borneensis, Belida Borneo, Indonesian featherback knifefish
Belida Borneo,  Photo by: Nicolas HUBERT
Belida borneo atau Indonesian featherback dengan nama ilmiah Chitala borneensis adalah keluarga Notopteridae. Belida borneo oleh Catalog of Fishes dinyatakan ikan endemik pulau Borneo/Kalimantan, namun FishBase menyatakan ikan belida borneo juga dijumpai di Sumatera & Malaysia Barat (Semenanjung Malaysia). Belida borneo termasuk kedalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

13. Belida Jawa (Notopterus notopterus, Pallas 1769)

Belida Jawa, Notopterus notopterus, Bronze featherback
Belida Jawa // Photo by BEDO
Belida Jawa atau Bronze featherback dengan nama ilmiah Notopterus notopterus adalah keluarga Notoptridae. Belida Jawa ini tersebar di Asia bagian Selatan dan Tenggara, ikan ini banyak digunakan sebagai hidangan di Laos, Thailand dan Indonesia. Belida Jawa sendiri di Indonesia termasuk kedalam ikan yang dilindungi penuh.

14. Pari Gergaji Kerdil (Pristis clavata, Garman 1906)

pari gergaji kerdil, pristis clavata
Pari Gergaji Kerdil di Maxell Aqua Park Shinagawa
Pari gergaji kerdil atau dwarf sawfish dengan nama ilmiah Pristis clavata adalah keluarga Pristidae dan berukuran paling kecil dari jenis atau spesies Pristis lainnya. Pari gergaji kerdil asli dari wilayah Indo-Pasifik bagian barat dan tengah. Di Indonesia pari gergaji kerdil termasuk ikan yang dilindungi penuh. 

15. Pari Gergaji Besar (Pristis pristis, Linnaeus 1758)

Pari gergaji besar, pristis pristis, largetooth sawfish
Pari Gergaji Besar di Georgia Aquarium 2006
Pari gergaiji besar atau largetooth sawfish dengan nama ilmiah Pristis pristis persamaan Pristis microdon dan Pristis pirotteti adalah keluarga Pristidae. Pari gergaji besar tersebar di perairan Atlantik, Indo-Pasifik, dan Pasifik Timur, selain Laut pari gergaji besar juga sering mendiami Danau, Sungai, dan Muara. Pari gergaji besar termasuk kedalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

16. Pari Gergaji Lancip (Anoxypristis cuspidata, Latham 1794)

Anoxypristis cuspidata, Narrow sawfish, Pari Gergaji Lancip
Pari Gergaji Lancip // CDU partner research
Pari gergaji lancip atau Narrow sawfish dengan nama ilmiah Anoxypristis cuspidata persamaan Pristis cuspidatus adalah keluarga Pristidae. Pari gergaji lancip tersebar di perairan laut Indo-Pasifik serta aliran muara. Pari gergaji lancip termasuk sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

17. Pari Gergaji Hijau (Pristis zijsron, Bleeker 1851)

Pristis zijsron, Pari gergaji hijau, green sawfish, longcomb sawfish
Pari gergaji Hijau di Aquarium Genoa
Pari gergaji hijau atau Green sawfish dengan nama ilmiah Pristis zijsron adalah keluarga Pristidae. Pari gergaji hijau tersebar di perairan Indo-Pasifik Barat. Pari gergaji hijau termasuk sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

18. Ikan Raja Laut (Latimeria menadoensis, Pouyaud, Wirjoatmodjo, Rachmatika, Tjakrawidjaja, Hadiaty & Hadie 1999)

Ikan raja laut, Indonesian coelacanth, Latimeria menadoensis
Ikan Raja Laut
Ikan Raja Laut atau Indonesian coelacanth dengan nama ilmiah Latimeria menadoensis adalah keluarga Latimeriidae. Ikan raja laut mediami perairan di Sulawesi Utara, Papua Barat, dan Papua, dikedalaman 150 meter dan bersuhu 14 - 18 derajat celcius. Ikan Raja Laut masuk kedalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

19. Arwana Kalimantan (Scleropages formosus, Sa. Müller & Schlegel 1844)

Scleropages formosus, Asian Arowana, Arwana Kalimantan
Jenis Arowana S. formosus // Nature.com
Arwana Kalimantan atau Asian Arowana dengan nama ilmiah Scleropages formosus persamaan Scleropages macrocephalus, Scleropages aureus, Scleropages legendrei adalah ikan dari keluarga Osteoglossidae. Arwana Kalimantan sendiri pada tahun 2003, sebuah penelitian mengusulkan pemecahan S. formosus menjadi empat spesies terpisah. Klasifikasi ini didasarkan pada morfometrik dan analisis filogenetik menggunakan gen sitokrom b, dan termasuk spesies berikut:
  1. Scleropages formosus dideskripsikan kembali untuk memasukkan galur/strain yang dikenal sebagai arwana hijau. Crossback emas, yang bukan bagian dari penelitian, termasuk dalam spesies ini secara default, meskipun diduga terkait erat dengan S. aureus.
  2. Scleropages macrocephalus menggambarkan arwana silver asia.
  3. Scleropages aureus menggambarkan arwana emas ekor merah.
  4. Scleropages legendrei menggambarkan arwana super merah.
Ikan arwana Kalimatan ini masuk kedalam sembilan belas ikan yang dilindungi penuh di Indonesia.

20. Arwana Irian (Scleropages jardinii, Saville-Kent 1892)

Scleropages jardinii, Arwana jardini, Arwana Irian
Arwana Irian / Arwana Jardini
Arwana Irian / Arwana Jardini atau Saratoga dengan nama ilmiah Scleropages jardinii adalah ikan keluarga Osteoglossidae. Arwana Irian tersebar dari Pulau Papua hingga Australia. Arwana Irian termasuk ikan dilindungi secara terbatas dan ketentuan di Indonesia.

Yang artinya Arwana Irian tidak boleh disetiap waktu, kecuali anakan yang berukuran 3 - 5 cm dapat ditangkap pada bulan November, Desember, Januari, dan Februari saja.

Masalah kenapa 20 ikan diatas dilindungi adalah faktor pengambilan yang berlebih (over-fishing) dan perusakan pada habitnya sebagai perkebunan maupun pemukiman. Mari jaga flora dan fauna endemik Indonesia dan jangan melepaskan hewan atau menanam tanaman yang bukan berasal dari Indonesia mereka mungkin juga bisa berkontribusi akan berkurangnya flora dan fauna Indonesia.

Sekian artikel tentang daftar dua puluh ikan yang dilingungi di perairan Indonesia, semoga bermanfaat.

0 Comments