5 Jenis Tanaman Karpet Aquascape Yang Paling Populer

5 Jenis Tanaman Karpet Aquascape Yang Paling Populer

Halo sobat Aqua Ama kali ini saya mau membahas 5 jenis tanaman karpet yang paling populer didalam dunia aquascaping. Tanaman karpet sendiri terlihat hanya seperti rumput biasa, tetapi memiliki nilai estetika tersendiri dalam aquarium.

Tanaman karpet sendiri pada dasarnya adalah tanaman yang tumbuh merayap menutupi dasar aquarium. Perawatan tanaman karpet sendiri terbilang mudah susah tergantung jenis tanaman, hal terpenting adalah jika tanaman karpet sudah tumbuh banyak dan menutupi area yang tidak diingginkan pada sudut padang aqaurium solusinya adalah dengan mencukur/trimming tanaman karpet tersebut.

Yuk simak kelima tanaman karpet yang paling populer digunakan oleh para pro scaper:

1. Micranthemum tweediei 'Monte Carlo'

Micranthemum tweediei 'Monte Carlo'


Tanaman karpet pertama ada Micranthemum tweediei atau lebih dikenal dengan Micranthemum Monte Carlo atau Montecarlo saja. Tanaman ini berasal dari Argentina. Micranthemum Monte Carlo memiliki daun hijau muda, bulat dan segar dan batang merambat dan menciptakan karpet yang tumbuh cepat di dalam aquarium.

Tanaman ini dapat tumbuh dalam keadan terkena sedikit cahaya, tetapi lebih baik memberi kondisi cahaya yang baik, untuk pertumbuhan lebih cepat CO2 dapat ditambahkan, agar dapat berkembang secara optimal dan menjadi rimbun.

2. Hemianthus callitrichoides 'Cuba'

Hemianthus callitrichoides 'Cuba'


Tanaman karpet kedua ini hampir mirip dengan yang pertama namun ukurannya lebih kecil 😄. Hemianthus callitrichoides atau HC Cuba atau Dwarf Baby Tears adalah salah satu tanaman aquarium terkecil di dunia, dan merayap di bagian bawah dengan daun bulat berukuran milimeter. Hemianthus callitrichoides adalah tanaman latar depan dan bagian dasar yang menarik dan populer untuk aquarium kecil.

Ini bukan tanaman yang sulit, tetapi membutuhkan kondisi yang baik seperti cahaya yang cukup, tambahan CO2, sirkulasi air dan pupuk untuk berkembang. Mutiara kecil atau gelembung oksigen sering kali dihasilkan di atas tanaman, menambahkan aspek yang sangat hidup pada karpet.
Jika ditanam dalam rumpun kecil dengan jarak beberapa sentimeter, akan menyebar dengan cepat dan menutupi bagian bawah seperti karpet. Rapikan karpet secara teratur, jika tidak bagian bawah tidak akan mendapat cukup cahaya yang menyebabkan kematian akar. Hemianthus callitrichoides 'Cuba' ditemukan di Kuba, sebelah barat Havana, Kepulauan Karibia.

3. Glossostigma elatinoides

Glossostigma elatinoides


Tanaman karpet ketiga ada Glossostigma elatinoides atau Glosso dari Selandia Baru banyak diminati sebagai inspirasi aquarium bertema Jepang. Tanaman adalah salah satu tanaman aquarium kecil (tinggi 2-3 cm), dan karenanya merupakan tanaman latar depan yang baik. 

Tanaman ini cukup sulit karna menuntut banyak cahaya. Tumbuh ke atas jika cahaya redup karna mereka mencari sumber cahaya. Pastikan tanaman yang lebih besar tidak menutupi mereka. Saat menanam di akuarium, gumpalan kecil (sekitar 1/8 pot) harus ditempatkan dengan interval beberapa sentimeter untuk membantu tanaman tumbuh bersama lebih cepat. Penambahan CO2 dan air lunak meningkatkan pertumbuhan secara signifikan.

4. Eleocharis sp.

eleocharis parluva


Tanaman karpet keempat ada dua jenis yang bisa dipakai sebagai sebagai karpet, yaitu Eleocharis acicularis 'Hair Grass Mini' dan Eleocharis parvula. Keduanya hanya memiliki perbedaan ukuran E. acicularis (3 -5 cm) sedangkan E. parvula (3 - 10 cm).

Tanaman ini tidak terlalu menuntut cahaya dan CO2, tapi untuk pertumbuhan optimal bisa digunakan. Cocok untuk aquarium kecil hingga besar dan bertemakan low tech. Jika tanaman sudah mulai memanjang sobat bisa melakukan trimming berkala, supaya aquarium enak dipandang.

5. Utricularia graminifolia

Utricularia graminifolia

Diurutan terakhir atau kelima tanaman karpet ada Utricularia graminifolia berasal dari Asia termasuk keluarga bladderwort. Semua tanaman dalam keluarga ini adalah pemakan serangga air, dan tanaman rawa. Di alam, tanaman ini hidup di tempat yang miskin nutrisi, oleh karena itu perlu menangkap serangga kecil dan mencernanya sebagai pertumbuhan.

Perangkap kandung kemih adalah fitur unik dari keluarga ini, yang dibentuk oleh Utricularia graminifolia setelah beberapa saat di aquarium. Nama spesies ini berarti 'dengan rumput seperti daun' dan daun hijau segar setelah beberapa waktu akan membentuk tikar cantik yang terlihat seperti halaman rumput (tinggi 2-8 cm).

Utricularia graminifolia adalah tanaman latar depan yang ideal, meskipun agak menuntut cahaya dan co2 pada kisaran sedang.

Sekian artikel dari AquaAma semoga bermanfaat 😊.

0 Comments