Latest Posts

Manfaat Daun Ketapang Untuk Udang Hias (Neocaridina & Caridina Shrimp)

Manfaat Daun Ketapang Untuk Udang Hias (Neocaridina & Caridina Shrimp)

Daun Ketapang (Indian Almond) banyak digunakan oleh para pencinta dunia aquarium dan ikan hias sejak lama. Selain ikan hias ternyata daun ketapang juga memiliki manfaat serta khasiat untuk udang hias sobat.

Apa saja manfaat daun ketapang untuk udang hias?
Daun ketapang mengeluarkan zat tanin yang memiliki sifat sebagai anti jamur dan anti bakteri dimana ini bermanfaat sebagai penangkal serangang penyakit bagi udang hias (maupun ikan hias). Daun ketapang juga memiliki biofilm pada permukaan air dimana ini juga bisa menjadi sumber makanan sehat untuk anak udang hias.

Mari kita lihat manfaat dan cara terbaik menggunakan daun ketapang di aquarium sobat.

Manfaat Daun Ketapang

Zat Tanin Antijamur & Antibakteri

Di alam, pohon menempatkan sifat antibakteri dan antijamur di daunnya untuk memastikan pohon memiliki daun yang sehat untuk tumbuh. Saat Anda memasukkan daun ke dalam air, antibakteri dan antijamur yang sama akan dilepaskan ke dalam air. Ini bermanfaat bagi udang (dan ikan) Anda jika berada di air yang sama.

Permukaan Biofilm Ekstra

Biofilm adalah kumpulan bakteri, alga, jamur dan organisme multiseluler lainnya yang membentuk lapisan pada permukaan segala sesuatu yang ada di akuarium Anda. Ini membentuk lapisan pada tanaman, kaca, hardscape, dan spons filter Anda. Pada daun, saat terendam air, biofilm memiliki banyak permukaan ekstra untuk tumbuh. Mikroorganisme ini akan berkembang dan memakan serta memecah daun dan sekaligus menjadi sumber makanan bagi udang Anda. Biofilm pada daun ini dikombinasikan dengan partikel daun itu sendiri yang terurai akan memiliki semua nutrisi yang tepat dari biofilm dan gabungan daunnya. Oleh karena itu, permukaan biofilm ini merupakan sumber makanan yang sangat baik untuk udang dan ikan hias Anda. Terutama untuk udang kecil yang masih bermasalah dengan partikel makanan yang lebih besar yang Anda berikan pada udang dewasa Anda.

Secara umum udang gemar makan biofilm

Elemen Jejak

Saat daun terurai di akuarium Anda, ia juga melepaskan elemen jejak dan berbagai hal lain di air yang bermanfaat bagi ikan dan udang, bahkan jika mereka tidak mengonsumsi biofilm dan daun yang membusuk.

Tempat Bersembunyi Udang

Udang dan anak udang serta anak ikan suka bersembunyi dari waktu ke waktu, apalagi saat udang baru saja berganti kulit, meraka sangat rentan dan ingin melindungi diri dengan cara bersembunyi sampai cangkangnya kembali mengeras. Daun menyediakan tempat persembunyian yang sangat baik bagi mereka.

Menurunkan pH

Daun ketapang di aquarium Anda akan menurunkan pH. Proses ini tidak akan tiba-tiba menurunkan pH dalam jumlah yang signifikan, tetapi dalam waktu yang berangsur. Substrat penyangga dapat mengkompensasi penurunan bertahap pH dalam aquarium untuk mempertahankan tingkat keasaman. Menggunakan daun ketapang dalam jumlah kecil, satu atau dua sekaligus di akuarium 38L atau lebih besar tidak akan membuat banyak perbedaan. Dalam jumlah yang lebih besar, dapat digunakan untuk menurunkan pH jika diinginkan, tetapi untuk ini, sedikit peat moss di dalam kantong di dalam aquarium atau filter Anda akan lebih efektif. Udang Caridina umumnya menyukai pH yang sedikit lebih rendah (tergantung dari mana asalnya yaitu 5.8 hingga 6.9) daripada Neocaridina (6.5 hingga 8) tetapi keduanya tidak akan menunjukkan efek buruk saat Anda tidak menggunakannya secara banyak.

Biasanya, udang tidak akan keberatan dengan perubahan bertahap kecil ini, dan menurut saya manfaatnya jauh lebih besar daripada efek sampingnya.

Ini akan memakan waktu sekitar dua minggu sampai daun ketapang mulai rusak. Bergantung pada berapa banyak udang hias yang Anda punya, diperlukan waktu sekitar dua bulan sampai hanya tersisa kerangka dari daunnya.

Berapa Daun Ketapang Per Liter?

Satu daun ketapang sebulan sekali per 75 liter air. Misalnya, jika Anda memiliki aquarium 37 liter, gunakan satu, atau setengah dari satu. Dalam aquarium 150 galon, Anda bisa menggunakan dua daun ketapang per bulan. Saya menyarankan, dalam hal ini, untuk memasukkan satu daun setiap dua minggu dan bukan dua daun pada saat yang sama, atau sebulan sekali pemberian terlalu banyak ditakutkan meningkatkan nitrat, yang tidak disukai udang hias Anda. Anda dapat memvariasikannya sedikit, dan jika daun ketapang tidak rusak, Anda dapat menunggu lebih lama sebelum Anda memasukkan daun ketapang berikutnya. Jika Anda memiliki banyak udang dan ikan, Anda dapat memberi mereka sedikit lebih.

Jika Anda tidak suka pemandangan daun besar di akuarium, Anda dapat memecahnya menjadi potongan-potongan kecil dan menyebarkannya di belakang tanaman atau bebatuan.

Cara Mempersiapkan Daun Ketapang Untuk Udang Hias

Anda tidak perlu melakukan sesuatu yang khusus untuk menggunakan daunnya. Anda dapat menggunakannya segera, masukkan satu atau beberapa di tangki Anda dan selesai. Saya akan membilasnya dengan cepat di bawah keran untuk menghilangkan debu dan partikel yang lepas. Daun akan melepaskan tanin, pewarnaan, di dalam air. Tanin sangat bermanfaat untuk udang dan ikan Anda. Tanin bersifat antijamur dan antibakteri, tetapi bisa membuat air Anda berwarna seperti teh. Jika Anda tidak keberatan, ok, tetapi jika Anda melakukannya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi efek ini.

Anda bisa merendam daun ketapang beberapa hari sampai taninnya terlepas. Ini akan mengurangi sedikit warna pada air. Keuntungannya adalah daunnya akan langsung tenggelam ke dasar saat Anda memasukannya di dalam akuarium. Jika Anda ingin menghilangkan hampir semua tanin (dan sebagian besar khasiat yang bermanfaat), Anda bisa merebus daunnya sebelum digunakan. Dengan cara ini, seperti Anda bisa memasak teh dari daunnya langsung.

Bagaimana Menenggelamkan Daun Ketapang

Saat Anda membelinya, daun ketapang biasanya dikeringkan, untuk memudahkan penyimpanan dan pengawetan jangka panjang. Fakta bahwa mereka mengalami dehidrasi akan mencegahnya tenggelam ke dasar saat Anda ingin menggunakannya. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat daun agar tetap tenggelam:

Anda bisa Merebusnya

Merebus daun ketapang akan membuatnya cepat tenggelam dalam air. Ini juga akan membuat mereka melepaskan sebagian besar tanin. Jika Anda memberi nilai tinggi pada aquarium supaya air tetap jernih, ini adalah pilihan terbaik Anda. Dengan cara ini, udang Anda masih bisa mendapatkan keuntungan dari biofilm dan elemen jejak di daun, dan Anda tidak akan mendapatkan sedikit warna pun di air Anda. Sisi negatifnya adalah Anda akan merebus sebagian besar sifat antijamur dan antibakteri dari daun ketapang Anda.

Anda Bisa Menempatkan Batu di Atasnya

Menimpanya dengan benda yang berat akan membuatnya tetap tenggelam sampai cukup terendam air untuk bertahan sendiri. Pada akhirnya, dedaunan akan mulai membusuk, tetapi jika Anda tidak ingin menunggu, atau Anda tidak ingin kesempatan acak menentukan di mana Anda akan meletakkan daunnya, ini bisa menjadi opsi yang bagus.

Anda Dapat Menempelkannya di Substrat

Biasanya, daunnya masih memiliki batang kecil tempat menempel pada cabang tempat mereka tumbuh. Anda dapat menggunakan potongan kecil ini untuk menempelkan daun di substrat atau menjepitnya di antara sedikit hardscape jika ada.

Anda Bisa Menunggu Sampai Tenggelam

Sejauh ini, hal termudah untuk dilakukan adalah memasukkannya ke dalam aquarium dan menunggu hingga tenggelam dengan sendirinya. Di aquarium, daunnya akan terendam air dan menyerap air tesebut higga jatuh ke dasar. Biasanya dibutuhkan waktu beberapa hari agar daunnya benar - benar tenggelam di dasar.

Apakah Perlu Menggunakan Daun Ketapang?

Anda tidak perlu memasukkan daun ketapang ke dalam aquarium udang hias Anda, udang adalah makhluk yang kuat dan dapat hidup dengan nyaman dalam kondisi yang kurang ideal, tetapi mereka akan mendapat banyak manfaat jika Anda melakukannya. Ini adalah salah satu hal ekstra yang dapat Anda berikan pada udang hias Anda yang dapat membuat mereka berkembang biak di dalam aquarium Anda daripada hanya bertahan hidup.

6 Langkah Jitu Mengobati Jamur Pada Mata Ikan Arwana

Ikan Arwana adalah jenis ikan predator yang banyak diminat atau dipelihara pencinta ikan hias. Ikan predator ini memiliki nilai jual yang fantasis untuk ikan kualitas terbaik, contoh Arwana Super Red.

Ikan Arwana sendiri banyak dijumpai di Asia Tenggara, walaupun ada beberapa jenis dari India dan Australia.

6 Langkah Jitu Mengobati Jamur Pada Mata Ikan Arwana
Aqua Ama

Kali ini Aqua Ama mau berbagi tips bagi sobat yang punya ikan arwana terserang penyakit jamur. Aqua Ama mau bagikan enam langkah jitu mengobat ikan arwana yang terserang jamur, yuk ikuti langkah berikut:

Super Red Arowana

6 Langkah Jitu Mengobati Jamur Pada Ikan Arwana


1. Ketahui Penyebab Ikan Arwana Terkena Jamur

Sebelum lebih lanjut mengenai cara menghilangkan jamur pada ikan arwana maka agar pilihan langkah yang akan dilakukan tepat dibutuhkan pengetahuan mengenai penyebab dari munculnya jamur tersebut. Jamur ikan arwana dapat muncul pada kondisi lingkungan yang tidak terkontrol dan kurang terjaga kebersihannya. Jenis jamur yang biasa menginfeksi ikan arwana hampir sama dengan ikan hias lainnya yang diantaranya seperti Saprolegnia parasitica merupakan jamur air tawar yang menyerang organ tubuh terluka, Aspergillus Flavus merupakan jamur yang memproduksi alfatoksin sebagai racun, dan Aspergillus niger yang secara spesifik menyerang bagian insang dan sirip ikan arwana. Jamur juga dapat tumbuh cepat di kondisi air yang dingin dan kotor, jika ikan sudah maka harus cepat ditangani.

Baca Juga: Tips Merawat Ikan Arwana Dengan Benar

2. Karantina Ikan Yang Berjamur

Setelah mengetahui penyebanya maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan oleh sobat adalah melakukan proses karantina. Karantina dilakukan dengan mengambil ikan arwana yang terserang jamur dan memindahkannya pada akuarium baru yang hanya beriisi ikan arwana yang berjamur saja. Karantina dilakukan untuk menghindari terjadinya penyebaran jamur hingga menular pada ikan lainya yang berada dalam satu akuarium.

Baca Juga: Panduan Merawat Ikan Arwana Asia

3. Bersihkan Jamur Secara Manual

Dalam proses pemindahan tersebut, jamur yang memang sudah terlihat dengan jelas dapat dibersihkan secara langsung mengunakan tangan atau juga alat bantu handuk. Kotoran putih yang menempel pada kulit ikan arwana harus dibersihkan sebelum masuk ke dalam kolam atau akuarium karantina.

Baca Juga: 10 Keong Cantik Untuk Pembersih Akuarium

4. Gunakan Obat Anti-Jamur

Cara menghilangkan jamur pada mata ikan arwana yang paling sering dilakukan adalah dengan menggunakan cairan anti jamur yang ditetaskan pada kolam atau akuarium, obat cair yang banyak dikenal adalah obat biru. Cairan anti jamur tersebut banyak dijual di toko ikan dan toko hewan lainnya dengan harga sepuluh ribuan. Menggunakan obat cair anti jamur tersebut maka secara perlahan dan pasti jamur yang terletak di mata dapat teratasi. Namun jangan menggunakan cairan terlalu banyak karena dapat berpengaruh buruk terhadap tubuh ikan arwana secara langsung, baca aturan pakai pada produk tersebut.

Baca Juga: Obat Biru Untuk Basmi Jamur Ikan Hias

5. Gunakan Garam Dapur (Kalo Tidak Ada Garam Ikan)

Jika tidak menemukan cairan anti-jamur dan garam ikan yang dijual di toko ikan maka sobat dapat menggunakan garam dapur sebagai salah satu anti jamur yang cukup baik. Penggunaan garam dapur meskipun efeknya perlahan dapat membantu menghilangkan jamur pada mata arwana. Penggunaan garam dapur juga jangan berlebihan karena dapat menyebabkan kekeruhan pada ikan dan perpengaruh buruk terhadap kulit ikan.

Baca Juga: Garam Dapur Untuk Obat Ikan Hias

6. Ganti Air Dan Bersihkan Secara Rutin

Salah satu penyebab yang nyata dari kondisi jamur pada mata ikan arwana adalah karena kolam yang jarang dibersihkan serta kondisi lingkungan sekitarnya yang tidak terjaga kebersihannya. Untuk mencegah terjadinya jamur kembali maka sebaiknya kolam maupun lingkungan sekitarnya dibersihkan dengan baik secara teratur dan rutin. Minimal dua minggu sekali mengganti 20 hingga 30 persen air akuarium dan membersihkan dinding dan dasar akuarium.

Baca Juga: Macam - Macam Obat Ikan Menurut Klasifikasinya

Baiklah sobat itulah enam langkah jitu untuk mengobati jamur pada mata ikan arwana, semoga artikel kali ini bermanfaat untuk sobat pencinta ikan arwana dan ikan hias lainnya.

Apa Kegunaan Air Biru Untuk Ikan Hias, Serta Efek Sampingnya


Hi sobat Aqua Ama, Bagaimana kabarnya? kali ini mau bahas tentang obat ikan nih. Kalian pasti pernah mendengar tentang air biru.

Bagaimana membuat air biru? cara mundah kok!

Kalian cukup membeli obat yang namanya "Methylene blue" atau orang toko menyebutnya Obat Biru. Fungsi dari obat ini banyak loh sobat, mulai dari penagulangan sampai pengobatan.

Ada banyak penjual ikan yang menggunakan obat ini saat pengiriman ikan supaya si ikan tidak stres dan terserang penyakit.

Ada juga yang mengunakannya sebagai obat untuk ikan sakit yang terserang White Spot, Jamur, Finroot, dan masih banyak lagi.

Jika sobat menggunakan obat ini pada ikan baru untuk penanggulan penyakit maka sobat harus memperhatikan dosisnya. Memberikan banyak dosis bisa berakibat fatal seperti halnya manusia.
Sobat hanya butuh 1 tetes Methylene Blue untuk 25 liter air.

Berbeda halnya jika sobat menggunakanya sebagai obat cukup 2 tetes pada 1 liter air, jika penyakit belum terlalu parah bisa dengan 1 tetes pada 8 liter air.

Kesimpulan: Obat biru (methylene blue) berguna sebagai obat penagulangan dan pengobat. Baik digunakan pada pengiriman ikan. Pemberian dengan dosis yang melebih takaran dapat membunuh ikan kesayangan sobat.

Perhatian: Methylene Blue dapat digunakan jika ikan mengalami kesulitan pernapasan yang disebabkan oleh penyakit, transportasi atau kurangnya oksigen.

Obat Biru (Methylene Blue)

Apa Saja Penyebab Penyakit Sisik Nanas Pada Ikan?

Hampir semua ikan hias bisa terserang penyakit yang satu ini, dropsy atau dikenal sisik nanas (siknas) adalah salah satu penyakit paling susah untuk diobati. Biasanya ikan yang terserang penyakit ini telihat sisik mulai mengembang dan perut juga membesar.

Berikut adalah contoh ikan guppy & cupang yang terkena penyakit dropsy / sisik nanas (siknas):


Apa sih penyebab ikan terkena sisik nanas (dropsy)?
Biasanya ikan yang terlihat lemas mudah terserang penyakit ini jika tidak di tangani dengan cepat bisa menimbulkan kematian juga.

Penyebab yang perlu diperhatikan adalah kualitas air, jangan memberi pakan berlebih. Dropsy terjadi karna air yang kualitas air yang buruk, ikan biasanya BAB ketika di air baru dan jernih. Air yang buruk membuat ikan susah BAB dan menyebabkan dropsy/sisik nanas.

Perhatikan ikan perilaku ikan, jika ikan terlihat lemas segera berikan antibiotik seperti Acriflavine atau Myntlene blue pada air ikan tersebut. Fase kedua adalah ikan tidak mau makan ikan sudah seperti coba agak lebih rajin mengganti air dan di beri anti-biotik. Fase ketiga terlihat sisik mulai mengembang dan perut ikan juga ikut membesar, jika sisik menggembang sudah parah persentase untuk hidup 99.9%.

Ciri-cicir sisik nanas pada ikan:

  • Ikan terlihat lemas;
  • Ikan tidak mau makan;
  • Perut ikan terlihat membesar;
  • Sisik ikan mengembang adalah fase (kecepatan bertindak harus lebih cepat);
  • Ikan susah BAB (ini adalah ini permasalahnya);

Cara Mengobati Sisik Nanas Pada Ikan Cupang

Penyakit dropsy atau sisik nanas (siknas) adalah jenis penyakit ikan cupang yang sangat susah disembuhkan. Kali ini Aqua Ama ingin berbagi tips yang mungkin bisa bermanfaat.

Ciri-ciri ikan yang terkena dropsy biasa perut membuncit, sisik ikan seperti landak. Dropsy atau sisik nanas terjadi biasanya karna kualitas air yang buruk, tapi juga bisa terjadi pada faktor makan hidup. Ini menyebabkan ikan cupang susah buang kotoran, jadi yang terjadi adalah ikan memiliki masalah pada sistem pencernaan mereka.

Ikan cupang yang terkena sisik nanas (dropsy)


Baca Juga: 5 Pakan Alami Ikan Cupang Yang Mudah Didapat.

Baiklah berikut ini adalah cara mengobati ikan cupang yang terkena sisik nanas (dropsy). Mari simak baik-baik ya sobat:

  1. Pisahkan ikan.
  2. Siapkan obat antibiotik Tetracycline (bisa dibeli diapotek terdekat di daerahmu).
  3. Siapkan wadah akuarium kecil, isi air 1/4 dari wadah.
  4. Taburkan antibiotik Tetracycline kedalam air yang diwadah.
  5. Masukkan ikan kedalam wadah selama satu sampai dua jam.
  6. Setelah itu ganti air baru, tambahkan garam dan daun ketapang sebagai penstabil pH dan mengantisipasi ikan terkena jamur.
Semoga cara mengobati ikan cupang yang terkena sisik nanas (dropsy) ini bermanfaat dan berguna, dan semoga ikan sobat juga semoga sehat kembali. Terima kasih sudah mampir!


Baca Juga: Daftar Jenis Macam Obat-Obatan Ikan Hias.

Bagaimana Cara Mengobati Ikan Guppy Yang Terkena Sisik Nanas (Dropsy)

Penyakit dropsy atau sisik nanas adalah jenis penyakit ikan guppy yang sangat susah disembuhkan. Kali ini Aqua Ama ingin berbagi tips yang mungkin bisa bermanfaat.

Ciri-ciri ikan yang terkena dropsy biasa perut membuncit, sisik ikan seperti landak. Dropsy atau sisik nanas terjadi biasanya karna kualitas air yang buruk, tapi juga bisa terjadi pada faktor makan hidup. Ini menyebabkan ikan guppy susah buang kotoran, jadi yang terjadi adalah ikan memiliki masalah pada sistem pencernaan mereka.

Ciri Ikan Guppy Terserang Dropsy (Sisik Nanas)


Baca Juga: 5 Pakan Alami Ikan Guppy Yang Mudah Didapat.

Baiklah berikut ini adalah cara mengobati ikan guppy yang terkena sisik nanas (dropsy). Mari simak baik-baik ya sobat:

  1. Pisahkan ikan dari koloninya.
  2. Siapkan obat antibiotik Tetracycline (bisa dibeli diapotek terdekat di daerahmu).
  3. Siapkan wadah akuarium kecil, isi air 1/4 dari wadah.
  4. Taburkan antibiotik Tetracycline kedalam air yang diwadah.
  5. Masukkan ikan kedalam wadah selama satu sampai dua jam.
  6. Setelah itu ganti air baru, tambahkan garam dan daun ketapang sebagai penstabil pH dan mengantisipasi ikan terkena jamur.
Semoga cara mengobati ikan guppy yang terkena sisik nanas (dropsy) ini bermanfaat dan berguna, dan semoga ikan sobat juga semoga sehat kembali. Terima kasih sudah mampir!


Baca Juga: Daftar Jenis Macam Obat-Obatan Ikan Hias.

Daftar Jenis Dan Macam Obat Ikan Hias Sesuai Klasifikasi

Jenis & Macam Obat Ikan Hias

Hello Sobat Aqua Ama, kali ini saya mau bahas daftar jenis dan macam obat ikan hias sesuai klasifikasi. Karna sangat banyak mungkin belum bisa di jelasin manfaat dan kegunaannya secara mendetail.

Mungkin di lain waktu akan kita bahas soal manfaat dan kegunaan satu persatu supaya jelas, tapi sebelum itu mari kita cek daftar berikut ya sobat.

Sumber: Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: KEP.20/MEN/2003 Tentang Klasifikasi Obat Ikan

I. JENIS-JENIS OBAT KERAS

A. Antibiotika tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Albucid, sodium;
  2. Ampicillin, sodium;
  3. Ampicillin Thrihydrate;
  4. Aureomycin;
  5. Bacitracin;
  6. Carbenicilin disodium;
  7. Cephaloridine;
  8. Chlortetracycline;
  9. Cloxacillin, sodium;
  10. Colistin Sulfate;
  11. Cycloserine;
  12. Doxycline Hyclate;
  13. Emtrysidina;
  14. Enrofloxacin;
  15. Erythromycin;
  16. Fosfomicina;
  17. Furpyridinol;
  18. Gentamycin sulfate;
  19. Griseofulvin;
  20. Kanamycin;
  21. Lincomycin;
  22. Methacillin sodium;
  23. Neomycin;
  24. Novobiocin;
  25. Oleandomycin;
  26. Oxolinic Acid (Quinolon);
  27. Paromomycin;
  28. Penicilin, Potasium;
  29. Polymyxin B, Sulfate.
B. Sulfonamida tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Albucid, sodium;
  2. Sulfadiazine;
  3. Sulfadimethoxine Sodium;
  4. Sulfamethazine, Sodium;
  5. Sulfamonomethxine;
  6. Sulfanilamide;
  7. Sulfisoxazole;
  8. Trimethoprim.
C. Obat-obat anti bakteri yang lain tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Acriflavine (hydrochloride dan neutral);
  2. Basic Bright Green, Oxalate;
  3. Benzentonium chlorida;
  4. Cloxacillin, Sodium;
  5. Merthiolate;
  6. Nifurpyrinol;
  7. Nifurprazine HCL.
D. Obat-obat antelmintika tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  • Antimony Potassium tartrate.

E. Obat-obat anti protozoa tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  • Acetarsone.

F. Obat-obat anesthesi tersebut di bawah ini serta derivat-derivat dan garam-garamnya :
  1. Ether;
  2. MS-22 (tricaine methanesulfonate);
  3. Propoxate;
  4. Quinaldine sulfate.
G. Vaksin :
  1. Vaksin Aeromonas;
  2. Vaksin Vibrio.
H. Imunostimulan (Sediaan Biologi) :
  1. LPS;
  2. Glucan
G. Hormon : 17 - Methyl



II. JENIS-JENIS OBAT BEBAS TERBATAS

A. Desinfektan :
  1. Acriflavine;
  2. Benzalkonium chloride;
  3. Boric acid;
  4. Calcium hypochlorite (kaporit);
  5. Chloramine? B;
  6. Copper sulfate;
  7. Formalin (37-40%);
  8. Iodophors;
  9. Paraformaldehyde;
  10. Phenoxyethanol;
  11. Silvol;
  12. Sodium hypochlorite;
  13. Sodium Peroxide Pyrophosphate;
  14. Sodium Thiosulfate.
B. Antiseptik :
  1. Betanaphthol;
  2. Chloramine ? T;
  3. Potassium Permanganate (PK, KMnO4).
C. Antibakteri :
  1. Atabrine, hydrochloride;
  2. Basic Bright Green, oxalate;
  3. Malachite Green, zinc free oxalate.
D. Antelmentika :
  1. Niclosamide;
  2. Picric Acid.
E. Feed Additive (imbuhan pakan ikan/udang) :
  1. Avilamisina;
  2. Avoparsina;
  3. Bacitracin zink;
  4. Enramisina;
  5. Flavomisina;
  6. Hygromycin B;
  7. Kitasamycin;
  8. Kolistin sulfat feed grade;
  9. Lasalosid;
  10. Linkomisina hidroklorida;
  11. Maduramisina;
  12. Monensin (natrium)
  13. Narasina;
  14. Nistatina;
  15. Salinomycin (natrium);
  16. Spiramycin (base, embonat);
  17. Tiamulin hidrogen fumarat;
  18. Tilocyn;
  19. Virginiamycin;
  20. Aklomide;
  21. Amrolium;
  22. Butynorate;
  23. Clopidol;
  24. Decoquinate;
  25. Ethopabate;
  26. Halquinaol;
  27. Olakuinol;
  28. Sulfanitran.
III. JENIS-JENIS OBAT BEBAS

A. Desinfektan dan Antiseptik :
  1. Calcium chloride;
  2. Calcium Nitrate;
  3. Lysol;
  4. Rivanol;
  5. Hydrogen Peroxida (H2O2) dengan konsentrasi kurang dari 3%.
B. Antiprotozoa :
  1. Calcium Carbonate (Ca CO3);
  2. Sodium Chloride (Na C1/garam dapur).
C. Antelmintika :
  • Garlic.
IV. ZAT AKTIF YANG DILARANG BEREDAR 
      DAN DIPERGUNAKAN SEBAGAI OBAT IKAN
  1. Nitrofuran, termasuk Furazolidone dan derivat-derivatnya;
  2. Ronidozol;
  3. Dapson;
  4. Chloramphenicol, termasuk derivat-derivatnya dan garam-garamnya;
  5. Cholichicin;
  6. Chlorpromazone;
  7. Trichlorfon;
  8. Dimetildazole;
  9. Metronidazole;
  10. Aristolochia spp.

Ciri-ciri Ikan Guppy Sakit Dan Cara Mengobatinya Dengan Benar

Albino Red Lace Guppy (Poecilia reticulata sp.)
Ikan Guppy atau Gupi adalah jenis ikan liar yang bisa ditemukan di sungai-sungai kecil. Ikan ini menjadi ikan hias favorit karna keindahan warna dan ekornya. Selain menjadi ikan favorit guppy/gupi juga mudah perawatannya bagi pemula.

Tapi kali ini Aqua Ama mau membahas ciri-ciri Ikan Guppy sakit dan cara mengobatinya engan benar, jadi bagi kalian yang mau memilihara ikan ini wajib tahu ya.

Baca Juga: Cara Membedakan Jenis Ikan Guppy (Warna, Corak Badan dan Ekor).

1. Penyakit Tuberculosis


Ikan yang terserang penyakit tuberculosis ini terlihat lebih kurus dari ukuran normal. Bakteri yang menyebabkan terserangnya penyakit ini ialah mycobacterium piscium. Faktor yang turut mendukung terjangkitnya penyakit tuberculosis ialah buruknya kualitas makanan yang diberikan kepada ikan guppy. Bila ikan guppy anda terserang penyakit ini, anda bisa mengobatinya dengan tetracylin. Ukuran pemakaiannya bisa anda sesuaikan dengan yang telah tercantum pada kemasan.

2. Penyakit Kembung


Meskipun hewan air, ikan Guppy juga bisa terkena peradangan lambung yang menyebabkan kembung. Gejala atau tanda bahwa ikan guppy terserang penyakit kembung ialah ikan tersebut kesulitan untuk berenang ke dasar kolam atau akuarium. Untuk mengatasi kembung pada ikan ini ialah:
  1. Pisahkan ikan guppy tersebut pada suatu wadah dan berikan air secukupnya.
  2. Air tersebut dicampuri dengan garam inggris atau garam ikan.
  3. Takaran yang dibutuhkan ialah dua sendok teh garam untuk satiap satu liter air.
  4. Biarkan ikan tersebut berenang selama kurang lebih 4 sampai lima jam.
  5. Kemudian carikan wadah lagi dan isi dengan air yang tingginya tiga kali lipat dari ukuran ikan.
  6. Bila sudah tampak sehat, anda bisa mengembalikan ke tempat semula.

3. Penyakit Insang


Alat bernafas ikan ini juga bisa terserang penyakit. Gejala atau tanda ikan Guppy terkena penyakit ini ialah insang ikan terlihat terbuka, selera makan menurun dan kerap kali berada di air bagian atas. Penyebab dari peradangan insang ini ialah serangan virus dan bakteri. Serangan virus ini agak sulit diatasi karena penyerangan yang dilakukan tidak tampak jelas. Sejauh ini penanganan yang diberikan pada ikan guppy jika terkena penyakit ini ialah:
  1. Berikan alkohol metapen mercurochrome yang dicampurkan pada air yang sudah diberi garam.
  2. Biarkan ikan Guppy tersebut berendam di dalamnya untuk beberapa saat.
  3. Bila sudah membaik boleh dimasukkan kembali ke kolam.

Apabila penyakit ini tidak segera ditangani, maka bisa menyebabkan kematian yang ditandai dengan warna merah pada bagian insang.

4. Penyakit Jamur Mulut

Penyakit ini ditandai dengan warna putih pada bagian mulut ikan. Warna putih tersebut merupakan jamur yang tumbuh dan bisa menyebabkan sakit pada ikan karena proses makan dan nafas ikan terganggu. Jika dibiarkan, ikan guppy ini bisa mati. untuk Cara Mengobati jamur pada ikan Guppy Sebagai upaya penyembuhan:
  1. Berikan aureomycin sebanyak 25 mg untuk 1 galon air
  2. Tambahkan metopen 2 tetes;
  3. Dan 1 tetes obat merah.

5. Penyakit Bloat atau Bengkak

Hampir sama seperti penyakit kembung, gejalanya ialah terjadi pembengkakan pada bagian perut ikan. Akan tetapi, penyakit bloat ini karena usus ikan yang terganggu sehingga nampak kembung dan bengkak. Untuk mengatasi dan mengobati penyakit ini anda bisa menggunakan:
  1. Garam inggris yang dicampurkan pada air.
  2. Biarkan ikan tersebut dalam air campuran garam tersebut dan pindah ke air tawar biasa.
  3. Setelah sudah tidak kembung pindahkan ke tempat semula.

6. Penyakit Saprolegnia

Tanda dari penyakit saprolegnia ini adalah munculnya bintik-bintik putih pada seluruh permukan tubuh ikan. Sebagai langkah penanganan:
  1. Anda bisa menggunakan alkohol metapen sebanyak dua tetes yang dicampurkan air satu galon.
  2. Kemudian pindahkan pada air yang telah dicampur dengan garam.
  3. Setelah ikan kembali pada warna normal, anda bisa mengembalikannya pada tempat semula.

Untuk menghindari penyakit ini, anda bisa mencampurkan cairan disinfektan yang dicampurkan pada air kolam atau aquarium.

7. Penyakit Kutu Ikan

Gejala dari ikan guppy yang terserang kutu ikan ini gerakan yang meleah dan kurangnya selera makan. Parasit copepoda merupakan aktor utama dalam penyerangan virus ini kepada ikan. Untuk langkah pengobatannya, anda bisa menggunakan kalium permanganate yang dicampurkan pada air biasa. Campurkan 4 tetes kalium permanganate dengan 4 liter air dalam akuarium. Lakukan hal ini setiap satu minggu sekali agar kesehatan ikan guppy terjaga.

Ternyata cukup banyak tanda-tanda ikan guppy sakit dan cara mengatasinya yang telah dijelaskan di atas secara lengkap. Dalam memelihara ikan guppy ini tidak jauh berbeda dengan memelihara ikan hias jenis lainnya.

Cara pencegahannya anda harus rutin mengganti air kolam atau akuarium sediktnya 2 atau 3 minggu sekali. Kehidupan ikan hias akan lebih tenang dan berlangsung baik apabila air yang digunakan sebagai tempat tinggalnya disediakan oksigen yang cukup. Anda bisa menggunakan bantuan pump atau alat lainnya yang bisa menyemburkan gelembung.

Baca Juga: Daphnia Magna, Perawatan dan Budidaya untuk Pemula!

Selain itu, asupan makanan juga harus diperhatikan. Karena ikan guppy memiliki ukuran lambung yang tidak terlalu besar, anda cukup memberikan makan maksimal dua kali dalam sehari. Selain makanan yang anda berikan, ikan guppy bisa mengkonsumsi makanan lain seperti jentik, lumut dan cacing yang ada pada akuarium. Makanan ikan guppy bisa anda peroleh di toko ikan hias. Anda juga bisa menjadikan ikan guppy ini untuk budidaya.

Pelajari lebih banyak tentang cara budidaya yang baik mulai dari pemilihan indukan dan jantan hingga proses perkembangbiakan. Selain dibuat hiasan, ikan guppy juga bisa dijadikan bisnis yang mempunyai keuntungan lumayan.

Manfaat Sabut Buah Pinang atau Jambe untuk Ikan Hias Anda

Buah Pinang
Buah Pinang (Areca catechu / Areca Palm)

Hi sahabat Aqua Ama, siapa sih yang tidak tahu sama buah yang satu ini? Ya buah pinang atau sering di sebut Jambe ini banyak manfaatnya loh.

Tidak hanya biji buahnya, serabut (sabut), daun, pelepah, hingga batang pohon pinang juga bermanfaat ya guys, apalagi kalo pas 17 Agustusan.

Tapi di sini Aqua Ama mau bahas tentang serabut (sabut) pinang, jika kalian breeder ikan semoga artikel ini bisa membantu Anda.

Sabut buah pinang mengandung komposisi flavonoid, alkaloid, hemiselulosa, selulosa dan pektin.
Komposisi selulosa yang terdapat dalam sabut buah pinang mencapai 70% sehingga berpotensi untuk dijadikan karbon aktif.

Karbon aktif yang di hasilkan dari sabut buah pinang ini bisa mengikat kotoran dan membunuh racun/bakteri yang bisa tumbuh dari kotoran ikan kita.

Serabut (Sabut) Buah Pinang
Cara Penggunaan:
1. Sabut buah pinang kita keringkan dulu ya guy sebelum di gunakan;
2. Setelah kering sabut buah pinang ini silahkan di rendam di tempat ikan kalian;
3. Sabut buah pinang akan mengikat kotoran;
4. Jika sabut buah pinang sudah mulai menggambang ke permukaan setelah 2-3 minggu kalian bisa ganti dengan yang baru/ganti air tempat ikan kalian.


Sekian terima kasih semoga bermanfaat ya guys!

Manfaat Ceplukan atau Ciplukan untuk obat Ikan Hias Anda

Ceplukan atau ciplukan (Physalis angulata)
Hai sahabat Aqua Ama, kali ini kita akan membahas manfaat dan khasiat ciplukan untuk ikan hias kalian. Tumbuhan yang kita anggap hama / tidak penting ini ternyata banyak manfaatnya bagi Manusia dan Hewan (seperti ikan yang kita sayangi guys).

Ciplukan ini berkhasiat untuk menyembuhkan bengkak merah dan radang pada Ikan. Cara penggunaannya pun cukup mudah, yaitu hanya cukup merendamnya.


Untuk Pengaplikasian/penggunaan:

  1. Untuk daun dan buah (15-30 gram) yang masih basah direbus terlebih dahulu dalam 100ml air,
  2. Sedangkan untuk daun dan buah kering (5-10 gram) di rendam dalam 100ml air
  3. Lalu bisa di aplikasikan di kolam / tempat ikan yang sedang sakit.

Untuk kandungan

Ciplukan memiliki Asam sitrat dan Fisalin pada buahnya,dan terdapat juga alkaloid, asam malat, tanin, kriptoxantin, vitamin C, dan gula buah. Serta Kandungan aktif Asam klorogenat, elaidic acid, physalin.

Semoga bermanfaat ya guys, salam satu air! Aqua Ama

Garam Dapur Untuk Obat Ikan Hias (Guppy, Cupang, dan Ikan Hias Lainnya)

Sering sahabat Aqua Ama jumpai, tanpa sebab ikan hias kita lemas dengan ekor dan sirip yang menguncup, padahal sebelumnya sehat-sehat saja.

Garam Dapur

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, mulai dari kualitas dan kebersihan air, suhu dan pH air, serta makanan ikan hias yangn nantinya kita berharap mampu menjaga dan meningkatkan kualitas ikan hias kita semua. amiin.

KUALITAS DAN KEBERSIHAN AIR

kualitas dan kebersihan air sangat berpengaruh dalam perkembangan ikan hias, air yang kotor dapat menyebabkan ikan hias tersrang penyakit seperti jamur.

Air yang baik untuk ikan hias adalah air yang sudah di endapkan 1-3 hari, hal ini bertujuan untuk mengendapkan mineral yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan ikan.

Suhu dan pH air juga sangat berpengaruh dalam perkembangan kesehatan ikan hias. Gunakan suhu kamar dan pH air normal agar kesehatan ikan hias terjamin.

FAKTOR MAKANAN

Faktor selanjutnya yang mempengaruhi kesehatan ikan hias adalah dari faktor makanannya, baik pakan hidup maupun buatan seperti pelet.

Pelet dapat membuat air cepat kotor, sehingga dapat menyebabkan ikan hias kesayanganmu terserang penyakit seperti jamur.Jika ingin menggunakan pelet sebagai pakan ikan hias, ada baiknya air di bersihkan atau di ganti setiap 2 hari sekali.

Sedangkan untuk pakan hidup seperti cacing dan artemia hal yang perlu di perhatikan adalah pada tahap pencucian/pembilasan. Pencucian atau pembilasan pakan hidup sebelum di berikan keikan hias sangatlah penting, dikarenakan kita tidak mengetahui pakan hidup tersebut apakah bebas bakteri atau tidak.

Di ekosistemnya berasal pakan hidup bisa saja banyak mengandung bakteri yang dapat mengganggu kesehatan ikan hias. Sebaiknya sebelum pakan hidup di berikan untuk ikan hias benar-benar pastikan bahwa pakan hidup tersebut bebas bakteri dan penyakit, kalau perlu bilaslah 2-3 kali dengan air bersih.
Lalu bagaiman jika ikan ikan hias sakit?
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengobati ikan ikan hias yang terlihat sakit adalah dengan menggunakan garam dapur. Pengunaan garam dapur ini adalah untuk meningkatkan salinitas atau kandungan garam dalam air.

Dikarenakan kebanyakan penyakit ikan bersumber dan menginfeksi melalui air. Kandungan garam yang tinggi dapat membunuh penyakit yang terkandung didalam air.

Ikan Guppy Jamuran

Selain itu kandungan garam yang tinggi juga dapat membantu kulit ikan dalam memproduksi lendir yang melindungi kulit ikan tersebut dari kuman maupun parasit eksternal (penyakit yg bermula dari kulit ikan).
Bagaimana tahapan mengobati ikan hias yang sakit dengan garam dapur?
Hal pertama yang perlu di lakukan adalah:
  • Memisahkan ikan hias yang sakit dari koloninya
  • Siapkan tempat/wadah khusus untuk mengkarantina ikan hias yang sakit,
  • Isi wadah tersebut dengan air yang sudah di tambah garam dapur dengan perbandingan 1 sendok garam dapur/ 2 liter air yang telah di endapkan,
  • Masukan ikan kedalam wadah yang telah berisi air garam tersebut,
  • Biarkan ikan selama 1-2 hari di dalam air garam tersebut hingga ikan terlihat sehat kembali.


Sekian semoga dapat membantu para penghobi ikan #AquaAma